Rumah Zakat Raih ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)


RUMAH Zakat direkomendasikan menerima sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016. Rekomendasi ini dikeluarkan sesudah Rumah Zakat melewati serangkaian tahapan pelaksanaan audit sampai dinyatakan lulus pada Jumat, 19 November 2021.

“Alhamdulillah ini adalah hal yang patut disyukuri, karena dengan sertifikasi ISO 37001:2016 semakin menguatkan kerja Rumah Zakat sebagai LAZNAS yang dapat dipercaya dalam mengelola dana ZISWAF dan kemanusiaan. InsyaAllah kami akan terus berupaya menjaga amanah yang dititipkan oleh para donatur sehingga semakin banyak yang merasakan kebermanfaatan dari Rumah Zakat,” ungkap CEO Rumah Zakat, Nur Efendi.

ISO 37001:2016 merupakan seri standar internasional mengenai sistem manajemen anti-suap yang dirancang untuk membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi, menyelidiki, melaporkan, dan menangani kasus tindakan penyuapan. Sertifikasi ini merupakan bentuk komitmen Rumah Zakat sebagai Lembaga yang menjunjung tinggi nilai transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan prinsip tata kelola organisasi  yang baik, untuk sepenuhnya mengatasi segala bentuk praktik penyuapan dan mewujudkan budaya anti-suap di organisasi.

Saat ini Rumah Zakat memiliki 18 kantor provinsi yang siap melayani umat muslim menunaikan ZIS dan dana sosial lainnya. Dalam mengelola dana ZIS dan sosial, Rumah Zakat menghadirkan Desa Berdaya. Yakni sebuah program  pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa (dan sebagian kelurahan), melalui pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiapsiagaan bencana, dengan target tumbuh dan berkembangnya kelembagaan lokal yang BERDAYA untuk mengatasi permasalahan mereka sendiri dengan menggabungkan kekuatan dan aset yang dimiliki, serta berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah desa.

“Setiap Desa Berdaya didampingi seorang fasilitator yang disebut Relawan Inspirasi. Para relawan ini mendampingi agar program pemberdayaan terintegrasi sesuai dengan potensi desa, sehingga setiap desa memiliki Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas). Hingga 2021 bersama para donatur dan mitra, Rumah Zakat telah membangun 1.692 Desa Berdaya di 33 provinsi,” tutur Nur Efendi.

Selain pogram pemberdayaan, Rumah Zakat bahkan ikut serta aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan baik di dalam ataupun luar negeri. Pada awal 2021, Rumah Zakat secara aktif menjalin kemitraan di 30 negara 5 benua. (far)

Sumber : NEWS PROKAL

QFS Indonesia merupakan salah satu Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO?

Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami.