Dokumen CSMS

Dokumen CSMS

Dokumen CSMS (Contractor Safety Management System)

Dokumen CSMS – Contractor Safety Management System atau yang kerap disingkat menjadi CSMS sendiri adalah sebuah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau yang kerap disingkat menjadi K3. Ini yang akan mengatur secara sistematis, beberapa elemen penting K3 yang sesuai standar, yang diminta.

Dokumen CSMS | Anda berada di halaman yang tepat untuk cari informasi jasa pembuatan CSMS, buruan WA/Tlp 0813 9555 1190

Pada dasarnya, ada 3 tahapan yang akan dijalankan oleh Perusahaan Pengguna Jasa atau dalam hal ini Owner, dalam memberikan jaminan operasional yang baik, guna mencegah Kecelakaan kerja dan juga Penyakit Akibat Kerja / PAK. Adapun yang dimaksud dengan 3 hal tersebut antara lain :

Dokumen CSMS – Penilaian resiko

Ini adalah tahap awal dalam mengkaji sampai sejauh mana, resiko pekerjaan yang akan diberikan oleh pihak pengguna jasa atau dalam hal ini owner yang akan dikontrak.

Dokumen CSMS – Pra-kualifikasi

Ini adalah tahap yang akan menentukan apakah pihak kontraktor, mampu dan sudah berpengalaman dalam mengendalikan resiko keselamatan, kesehatan kerja, serta mampu melindungi lingkungan kerja yang ada.

Dokumen CSMS – Tahap Seleksi

Ini adalah tahap dimana para mitra kerja, akan dipilih. Tekniknya adalah melalui tender, yang nantinya akan dipertimbangkan melalui semua aspek yang ada, termasuk Keselamatan, Kesehatan Kerja serta Lindungan Lingkungan.

Sedangkan dokumen CSMS adalah salah satu syarat yang umumnya diajukan, untuk melihat sampai sejauh mana kesiapan dari pihak perusahaan atau kontraktor dalam menjalankan tender yang diajukan.

Kepemimpinan dan Komitmen

Dalam membuat sebuah konsep CSMS yang berkelanjutan dan dapat dipahami oleh semua orang, maka hal pertama yang tentunya harus dilakukan adalah dengan menginformasikan dan melibatkan para pemimpin dalam memberikan komitmennya ketika membuat program CSMS ini berjalan dengan baik. Hal ini juga yang nantinya ada di dalam dokumen CSMS.  Untuk itu, ada beberapa dokumen yang nantinya akan dilampirkan, sebagai bukti tentang keterlibatan aktif dari para pemimpin tertinggi, atau dalam hal ini Senior manager,  yang ada dalam perusahan atau organisasi tersebut. Adapun aneka dokumen yang dimaksud, antara lain :

  • Adanya laporan dan rencana perjalanan pihak Manajemen ketika meninjau lokasi.
  • Adanya info atau juga memo HSE yang berasal dari Senior Manager.
  • Adanya bukti daftar hadir dari para Senior Manajer ketika melakukan meeting HSE.
  • Adanya daftar struktur organisasi yang lengkap dan juga terstruktur.

Dokumen CSMS

Tujuan kebijaksanaan dan strategi

Adanya laporan tentang kebijaksanaan yang dilakukan oleh pihak perusahaan, untuk para karyawan yang ada. Laporan kebijakan dan strategi ini, akan disebarluaskan dan diinformasikan melalui berbagai macam sistem seperti :

  • Melalui papan pengumuman, yang akan dipasang di beberapa tempat strategis yang ada di dalam perusahaan tersebut.
  • Adanya training atau pengumuman resmi, dimana seluruh pekerja termasuk staff, mulai dari karyawan OB hingga jajaran pimpinan akan hadir dalam pengumuman tersebut. Dalam training ini juga para karyawan akan diberi informasi tentang apa itu CSMS dan bagaimana cara menggunakannya.
  • Melalui e-mail ke seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Atau dapat juga diberitahukan melalui surat pemberitahuan yang disebarluaskan pada seluruh karyawan yang ada. Dalam pemberitahuan kali ini, akan dijabarkan pula secara detail tentang aneka program keselamatan dan standar keselamatan itu sendiri.
  • Dalam hal ini, semua informasi kebijakan tersebut, akan difoto sebagai bentuk dokumentasi, yang nantinya akan diberikan sebagai laporan.

Organisasi, tanggung jawab, standar, sumber daya, dan juga dokumentasi

Untuk lebih teratur, perlu juga dilakukan beberapa rapat, standarisasi program dan yang lainnya.

Program komunikasi dan rapat K3

Adanya program komunikasi untuk seluruh karyawan dan pimpinan tentang program CSMS dan juga adanya rapat K3. Tidak hanya sampai disana, bukti adanya rapat, serta terlibatnya pihak manajemen dalam rapat atau meeting HSE yang dilakukan secara periodik juga harus ada.

Adapun beberapa pihak yang sekiranya terlibat dalam rapat ini antara lain, pihak manager, supervisor, Safety Director, CSMS Inspektor, dan juga safety committee member. Bukti ini juga akan dilampirkan dalam bentuk bukti MOM, adanya daftar materi rapat, dan juga daftar hadir dari para peserta rapat itu sendiri.

Pelatihan staff

Selain adanya rapat dengan seluruh pihak terkait, tentang berbagai program K3 yang akan dijalankan. Perlu juga dilakukan rapat pelatihan untuk para staf atau setidaknya beberapa staf yang dianggap kompeten.

Adapun pelatihan yang akan diberikan dalam hal ini cukup beragam, dan penting dalam sistem CSMS, antara lain :

  • Safety Training Program
  • Industrial Hygiene Program
  • Safety Suggestion / Recognition Program
  • Hazard Communication Program
  • Industrial Truck Safety Program
  • Confined Space Safety Program
  • Asbestos Safety Program
  • Construction Safety Committee Program
  • Electrical safety Program

Tentunya masing-masig pelatihan atau program CSMS ini akan diberikan pada masing-masing staff yang memang bergelut dalam bidang tersebut. Seperti biasa, dalam hal ini, Anda juga perlu membuat dan melampirkan berbagai dokumentasi tentang pelaksanaan, pelatihan untuk berbagai level staff.

Kemampuan para karyawan dan pelatihan K3

Tidak hanya para karyawan lama saja yang akan di training. Namun para karyawan baru, terutama yang baru bergabung juga memerlukan training khusus, agar standar keselamatan bekerja jadi lebih terjaga.

Itu artinya, laporan tentang program HSE-nya juga perlu diberikan. Dalam lampiran kali ini, ada beberapa laporan yang sebaiknya diberikan, antara lain :

  • Adanya program pelatihan HSE untuk para karyawan baru.
  • Diberikannya materi induksi dan juga orientasi untuk para karyawan baru.
  • Adanya buku panduan HSE.
  • Adanya bukti dilakukannya program orientasi terhadap karyawan baru.

Pelatihan khusus

Yang dimaksud dengan pelatihan khusus ini adalah pelatihan yang memang diberikan secara khusus, bagi beberapa orang tertentu saja.

Dalam hal ini ada beberapa pelatihan yang dapat diikuti oleh semua level jabatan yang bertanggung jawab atas program CSMS yang ada. Tidak lupa berikan juga daftar hadir serta sertifikat untuk seluruh peserta pelatihan sebagai bukti bahwa pernah diadakannya program pelatihan tersebut.

Selain itu ada juga program latihan yang khusus untuk karyawan tertentu, dengan spesialisasi tertentu. Hal ini dilakukan agar ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, maka mereka mampu mengatasinya dengan baik. Tidak hanya itu, program ini juga sebaiknya diketahui atau bahkan diikuti oleh pihak pimpinan tertinggi HSE.

Penanganan Bahaya dan pengaruh yang ada

Setelah membuat struktur kerja K3 dan juga melatih para staf atau bahkan para pekerja yang dinilai terlibat langsung dalam pekerjaan yang dimaksud. Anda juga perlu mengkalkulasikan serta menginformasikan aneka macam bahaya serta pengaruhnya terhadap pekerjaan itu sendiri.

Sama seperti sebelumnya, dalam hal ini Anda juga perlu memberikan informasi yang jelas, laporan dan bukti.

Penilaian bahaya dan dampak yang ada

Disini Anda perlu memperhatikan dan mempelajari aneka bahaya serta dampak yang mungkin dan pasti terjadi di lingkungan perusahaan Anda. Perlu juga dilampirkan tentang beberapa prosedur tentang :

  • Penilaian tentang resiko, seperti JSA dan juga HAZOP. Terutama untuk Anda yang bergerak dalam industri kimia atau yang menggunakan zat-zat kimia.
  • Adanya bukti penilaian adanya resiko. Pada proses kegiatan kerja, di perusahaan Anda.

Exposure pekerja

Dalam hal ini, Anda perlu memberikan informasi tentang bahaya serta pemaparan bahaya yang ada di lingkungan sekitar pekerjaan tersebut, bagi seluruh karyawan yang ada. Pemberian informasi ini juga akan diikuti dengan pemberian laporan atau lampiran dokumen yang diperlukan. Seperti ;

  • Adanya info HSE di aneka papan pengumuman yang ada.
  • Adanya standar safety sign di seluruh bagian perusahaan.
  • Adanya layanan email pemberitahuan tentang safety sign pada seluruh karyawan atau staff yang ada.
  • Adanya laporan dari monitoring bahaya, jika terjadi kebisingan, adanya paparan kimia perpindahan pencahayaan atau temperatur yang ada, dan dinilai membahayakan.

Bahaya yang cukup potensial

Mengenal bahaya yang cukup potensial di lingkungan perusahaan anda. Adapun yang dimaksud dengan bahaya potensial disini adalah adanya bahan kimia berbahaya, adanya ancaman biologis dan juga fisik yang mungkin terjadi. Hal seperti ini umumnya terjadi akibat adanya kebisingan yang cukup besar, adanya radiasi, penggunaan bahan bakar, uap yang terlalu banyak, adanya suhu ekstrem, dll.

Dalam hal ini, Anda juga perlu melampirkan tentang berbagai macam bukti dan juga foto, tentang berbagai informasi tentang aneka bahaya potensial tersebut di papan pengumuman yang ada. Dalam papan pengumuman tersebut, Anda juga perlu memberikan informasi tentang teknik atau cara penanganan jika terjadi hal-hal tersebut.

PPE / Personal Protective Equipment

Mengingat adanya bahaya yang terjadi, sudah barang tentu, para pekerja diberi Alat Pelindung Diri / ATP atau juga kerap disingkat menjadi PPE / Personal Protective Equipment. Tentu saja PPE yang akan digunakan harus sesuai standar yang berlaku. Akan lebih baik jika standar yang digunakan adalah standar internasional. Dalam laporan tersebut, Anda juga perlu memberikan lampiran tentang :

  • Prosedur standar penggunaan PPE.
  • Daftar atau list PPE yang digunakan.
  • Adanya laporan distribusi dan inspeksi PPE secara berkala.
  • Adanya laporan tentang pelatihan dan juga cara menggunakan PPE itu sendiri, pada karyawan.
  • Adanya bukti dan juga laporan pemeliharaan secara berkala tentang PPE tersebut.

Penanganan Limbah

Dalam proses industri, pasti akan ada limbah. Limbah ini juga yang nantinya akan juga dilaporkan, dan dilampirkan dalam laporan tersebut. Lampiran yang akan diberikan, antara lain :

  • Adanya prosedur yang tepat, dan terarah tentang cara menangani limbah / water management procedure.
  • Adanya bukti klasifikasi limbah.
  • Adanya laporan tentang manifes dari limbah yang ada.

Kesehatan industri

Tidak hanya standar keselamatan saja yang harus dijaga, namun juga standar kesehatan juga harus dijaga. Itu sebabnya, dalam hal ini Anda juga perlu melampirkan tentang beberapa program yang berkaitan langsung dengan kebijakan kesehatan dalam perusahan seperti adanya program housekeeping, indoor air quality, ergonomi dan yang lainnya.

Lampirkan juga beberapa hal tentang bukti identifikasi kesehatan dari para karyawan, yang bekerja dalam ruangan atau bagian yang memang cukup berbahaya. Seperti terlalu lama berada di ruangan yang temperaturnya tinggi, berada dalam ruangan yang tingkat kebisingannya tinggi, dll.

Adanya minuman keras dan obat-obatan

Dalam sebuah perusahaan, tentunya ada aturan tegas tentang penggunaan obat-obatan dan juga minuman keras. Kebijakan ini tentunya akan ditempelkan di papan buletin, dan kemudian difoto dan dilampirkan dalam dokumen CSMS tersebut. Selain informasi yang ditempelkan di dinding. Informasikan juga atau sosialisasikan juga kebijakan tentang penggunaan minuman beralkohol serta obat-obatan, terutama obat-obatan terlarang, di sekitar lingkungan kerja. Dokumentasikan dan lampirkan juga hal tersebut.

Perencanaan dan prosedur

Untuk mempermudah Anda dalam menjalankan prosedur CSMS dan juga K3 tersebut, ada baiknya jika berbagai hal tersebut direncanakan secara matang terlebih dahulu.

Buku panduan K3 atau operasi

Salah satu caranya adalah dengan membuat buku panduan K3, yang nantinya akan diberikan pada semua karyawan mulai dari tingkat bawah, hingga tingkat yang paling tinggi di perusahaan Anda. Tidak lupa lampirkan juga prosedur dan juga manual HSE. Pastikan prosedur dokumen tersebut diperbaharui secara berkala.

Pengawasan dan pemeliharaan peralatan

Selain mengeluarkan aneka perlengkapan keselamatan yang ada untuk seluruh karyawan. Lakukan juga inspeksi secara berkala, terutama inspeksi tentang pemeliharan berbagai macam peralatan keselamatan yang ada. Lampirkan juga berbagai laporan tersebut, dalam dokumen CSMS.

Penanganan keselamatan transportasi

Khusus untuk karyawan atau staff yang bekerja dalam bidang transportasi, atau pengiriman barang. Sebaiknya berikan pelatihan secara berkala dan juga lampirkan pelatihan tersebut sebagai bukti. Pelatihan yang diberikan umumnya akan meliputi tentang bagaimana cara memperbaiki kendaraan jika mengalami kerusakan, pemeliharaan kendaraan, pencegahan kecelakaan, dan yang lainnya.

Pemantauan Implementasi dan kinerja

Berbagai macam prosedur yang telah disebutkan diatas, tentunya harus dilakukan pemantauan secara berkala. Dari hasil pemantauan tersebut, nantinya akan timbul hasil, yang pastinya akan kembali dilaporkan.

Pemantauan terhadap manajemen dan kinerja yang ada

Pemantauan dan pelaporan yang pertama adalah tentang total jam kerja yang dilakukan oleh para pekerja setiap harinya. Ada juga laporan tentang jumlah kecelakaan kerja jika terjadi, jumlah perolehan HSE jika ada, dan juga tentang adanya monitoring performa HSE dari pihak klien, yang umumnya berbentuk penghargaan atau juga sertifikat.

Program keselamatan

Berikutnya ada juga lampiran tentang program dan juga jadwal rapat keselamatan yang dilakukan secara teratur, dan pastinya dihadiri oleh berbagai macam staff termasuk para petinggi perusahan. Lengkap dengan dokumentasinya.

Insiden yang berhubungan dengan kondisi bahaya, hukum, dll

Apabila terjadi insiden atau kecelakaan yang tentunya berhubungan dengan penegakan hukum, adanya kejadian yang membahayakan, tuntutan perbaikan dan juga pemberitahuan adanya pelarangan. Maka lampirkan dan laporkan kejadian tersebut, hal ini berlaku dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Catatan kinerja K3

Artinya dalam hal ini, Anda perlu melampirkan hasil statistik, dari catatan kinerja HSE yang terjadi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Investigasi dan pelaporan insiden

Dalam hal ini, Anda akan melaporkan tentang prosedur investigasi dan pelaporan jika terjadi kecelakaan, yang diberikan dalam beberapa bentuk, seperti memo, email dll.

Audit dan peninjauan

Perlu juga diadakan audit dan peninjauan secara berkala, guna memastikan bahwa program CSMS yang dilakukan dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada. Jadi laporan yang akan dilampirkan akan meliputi tentang prosedur audit, follow up laporan audit dan juga bukti pelaksanaan audit itu sendiri.

Manajemen K3

Dalam hal ini, Anda perlu melampirkan bukti, bahwa perusahaan Anda, sudah sah menjadi anggota Asosiasi HSE atau sejenisnya.

Prosedur tanggap darurat

Dalam hal ini, Anda juga akan melampirkan tentang beberapa prosedur jika terjadi tanggap darurat, yang umumnya berupa Prosedur Emergency Response Plan / ERP, program EPR, dll.

Dari informasi di atas, tentunya penting untuk mengerti dan melampirkan berbagai macam file atau lampiran dokumen CSMS yang lengkap dan tepat, agar para klien percaya ketika bekerja sama dengan perusahaan Anda. Namun apabila Anda masih kesulitan dalam mempersiapkan berbagai macam dokumen CSMS yang diperlukan, tidak perlu khawatir, karena saat ini ada beberapa penyedia jasa tepat, yang dapat membantu Anda.

 

Dokumen CSMS | Daripada Anda pusing dan ribet sendirian untuk pembuatan Dokumen CSMS, QFS Indonesia bisa bantu dengan jaminan 100% lulus dan nilai bagus. Buruan telp/WA 0813 9555 1190