Gapensi Diminta Ikut Aktif Undang Investor

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapensi) ikut berperan aktif dalam mengundang investor.

Hal itu disampaikan Agus saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapensi) di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Agus menilai saat ini kapasitas produksi pendukung konstruksi seperti semen, kaca, dan baja terus berkembang. Hal itu menjadi harapan untuk kekuatan Nasional bahwa sektor konstruksi harus menjadi tuan rumah di Negeri sendiri.

“Pemerintah berharap Gapensi bisa berperan aktif bahkan mengundang investor dari luar agar konstruksi bertumbuh lebih kuat,” katanya.

Agus menjabarkan sektor industri memiliki peran yang strategis dalam perekonomian Nasional. Berdasarkan data BKPM, kumulatif realisasi investasi periode Januari -Desember 2019 mencapai Rp 809,6 triliun atau melampaui target senilai Rp 792,0 triliun.

Realisasi investasi tersebut terdiri atas realisasi PMDN sebesar Rp 386,5 triliun (47,7 persen) danrealisasi PMA sebesar Rp 423,1 triliun (52,3 persen).

Khusus untuk sektor konstruksi, untuk penanaman modal dalam negeri, sektor konstruksi menyumbangkan realisasi investasi senilai Rp 55,09 triliun yang terdiri dari 1.672 proyek. Di sisi lain, penanaman modal asing senilai Rp 161,6 juta dengan 423 proyek.

Menurut Agus pertumbuhan itu disadari memang butuh ditingkatkan. Akan tetapi, di tengah krisis ekonomi global, berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah dan para pelaku industri, sektor ini dapat berkembang positif.

Tidak hanya itu, sektor industri juga berkontribusi sebesar 19,62% kepada PDB nasional, di mana kontribusi tersebut ialah yang terbanyak dibanding sektor ekonomi yang lain.

Sektor konstruksi juga memberikan kontribusi yang positif terhadap PDB Nasional, dimana sektor ini berkontribusi sebesar 10,60% pada kuartal III/2019.

“ Kontribusi tersebut saya yakini mampu untuk terus ditingkatkan dengan gencarnya pembangunan infrastruktur nasional, pastinya diiringi dengan peningkatan kemampuan serta kapasitas sektor konstruksi dan industri pendukung lainnya didalam negeri,” tuturnya.

QFS Indonesia merupakan salah satu Penyedia Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO ?
Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami