Dishub Akui Kontraktor IPAL Tak Berkoordinasi Terkait Rekayasa Lalulintas

Proyek pengerjaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang kini tengah dikerjakan dua Kontraktor, yakni PT Hutama Karya (HK) dan PT Wijaya Karya (Wika), kerap menimbulkan permasalahan bagi warga sekitar pengerjaan.

Selain dari mati nya usaha masyarakat tempatan dampak jalan yang ditutup proyek, juga bangunan rumah sekitaran proyek juga turut rusak. Yang lebih meresahkan ialah menimbulkan kemacetan arus lalulintas.

Seperti diketahui, posisi proyek IPAL sedang berjalan dibeberapa titik ruas jalan di Kecamatan Sukajadi. Seperti di Jalur Ahmad Yani, terdapat lebih dari 3 titik pengerjaan yang kesemuanya terletak ditengah jalan.

Jalan Ahmad Yani itu sendiri ialah jalur yang terhitung lumayan padat arus lalulintas. Ditambah lagi dengan terdapatnya pengerjaan proyek yang posisinya terletak ditengah jalan, akhirnya kemacetan bertambah parah.

Kepala Bidang (Kabid) Manajemen Rekayasa Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Edy Sofyan menjelaskan terkait kemacetan yang ditimbulkan proyek nasional itu, pihaknya hanya berkoordinasi dengan satu kontraktor saja, yakni PT Wijaya Karya.

“Diawal pembangunan, pihak Wika telah mendatangi kami untuk mengatur lalulintas di titik pengerjaan proyek, mereka minta dibuatkan desain rekayasa lalulintas,” Jawab Edy Sofyan usai menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (28/1).

Selain itu, atas permintaan dari kontraktor, pihaknya pun membuat papan informasi yang berisi petunjuk arah agar warga tidak terjebak dalam kemacetan.

“Dan juga, pada jam sibuk kami turun untuk mengatur arus lalulintas,” Imbuhnya.

Namun, pihak PT Hutama Karya tidak sama sekali meminta pertolongan dari Dinas Perhubungan melainkan pihak HK itu sendiri inisiatif dalam merekayasa arus lalulintas di titik proyek.

“Namun untuk pihak HK tidak pernah meminta bantuan kepada kami, sehingga jika ada kemacetan kami tidak tahu. Dan itu kebijakan HK sendiri,” Pungkasnya.

Padahal, sebut Edy, pada awal rapat pembangunan tahap pertama pengerjaan sudah disepakati untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan juga Satlantas Polresta Pekanbaru. “Sampai saat ini belum ada sama sekali berkoordinasi dengan kami terkait lalulintas,” Singkat nya.

QFS Indonesia merupakan salah satu Penyedia Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO ?
Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami