Seorang warga Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar terkonfirmasi positif covid 19. Yang bersangkutan diduga terpapar virus itu di Surabaya, karena terkait bepergian selaku kontraktor untuk mengurusi pekerjaannya. Hal itu dikatakan oleh Ketua Harian Tim Percepatan Penangan Covid 19, Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Sabtu (18/4).
“Terdapat tambahan 1 kasus konfirmasi covid 19 (positif covid 19). Pria umur 36 tahun, pekerjaan kontraktor bermukim dari Desa Lodtunduh,” paparnya.
Ia menjelaskan kronologinya, pada (28/3) penderita ke Surabaya untuk urusan pekerjaan. Kemudian (7/4) penderita mengalami demam, kemudian berobat ke rumah sakit di Surabaya. Namun dokter yang memeriksa mengatakan tidak apa-apa dan tidak perlu rapid test maupun foto thorax.
Kemudian pada (14/4) penderita kembali pulang ke Desa Lodtunduh dengan menggunakan pesawat. Dari bandara sampai rumah, dikatakan pasien tidak sempat singgah ke mana-mana.
“Pada (15/4) penderita batuk, dan (16/4) penderita memeriksakan diri ke RS Siloam lalu ditest rapid. Hasil reaktif (positif covid 19), dan disarankan untuk swab di poli covid RSUP Sanglah. Sehingga (16/4) dilakukan swab di poli covid RSUP Sanglah, dan hasilnya positif covid 19, pada 18 April, saat ini pasien akan dirawat di Bapelkes,” tandasnya.
Sedangkan hari ini Gianyar terdapat 38 PMI yang dijemput di Provinsi, dan akan ditempatkan pada rumah singgah yang menggunakan Swan Villa, Keramas. Yaitu dengan kapasitas adalah 75 kamar.
QFS Indonesia merupakan salah satu Penyedia Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah