Peduli Korban Banjir NTT, Asian Agri Salurkan 2.000 Liter Minyak Goreng


Bantuan yang diserahkan langsung oleh Head of Industry & Government Relations Asian Agri, Manumpak Manurung pada Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Heru Tri Widarto selanjutnya akan disalurkan ke beberapa posko penanganan bencana yang berada di Kabupaten Flores Timur, NTT.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban banjir dan kami mendoakan supaya musibah ini bisa segera tertangani dengan baik,” kata  Manumpak saat menyerahkan bantuan di Kantor Kementerian Pertanian.

Bersama dengan beberapa perusahaan, Asian Agri ikut mendukung penyediaan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana banjir dan menyalurkan bantuannya lewat Kementerian Pertanian.

Heru mengatakan terima kasih pada Asian Agri, “Semoga ini bisa membantu dan bermanfaat untuk saudara-saudara kita di NTT dan menjadi berkah bagi Asian Agri.”

Perlu diketahui, Asian Agri adalah salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Sampai saat ini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri sudah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, juga mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) sudah dicapai oleh semua kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Semua unit bisnis dalam naungan Asian Agri sudah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka sudah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya.

Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga sudah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga sudah memperoleh sertifikasi oleh International Plant – Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Sumber : Majalah Hortus

QFS Indonesia merupakan salah satu Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO ?
Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami.