Cara mengukur biaya kualitas sesuai dengan prinsip ISO 9001


Pentingnya Biaya Kualitas dalam ISO 9001

Jika organisasi Anda telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang fungsional, baik yang bersertifikasi ISO 9001:2015 maupun tidak, kemungkinan Anda memiliki sejumlah KPI (Key Performance Indicator) untuk menilai kualitas. Namun, apakah KPI tersebut sudah mencakup semua biaya yang berkaitan dengan kualitas, termasuk potensi kerugian akibat produk atau layanan yang tidak memenuhi standar? Simak pembahasan di bawah mengenai mengukur biaya kualitas ISO 9001!

Biaya kualitas merupakan langkah penting untuk menilai dampak finansial dari kualitas produk, termasuk biaya untuk meningkatkan, mempertahankan, atau memperbaiki kualitas tersebut.

Apa Itu Biaya Kualitas?

Biaya kualitas mencakup semua pengeluaran yang terjadi di luar proses yang telah dirancang, yang digunakan untuk:

  1. Menjaga kualitas produk atau layanan.
  2. Memulihkan atau meningkatkan kualitas jika terjadi masalah.

Misalnya, perusahaan manufaktur sering mengukur “hasil lulus pertama” sebagai KPI utama, sedangkan call center mungkin mengukur waktu respons atau kepuasan pelanggan. Namun, pengukuran ini sering kali belum mencerminkan total biaya kualitas.


Contoh Kasus Biaya Kualitas

A:
– Tingkat kegagalan: 2 dari 100 (98% lolos uji pertama).
– Perbaikan: 30 detik per unit.

B:
– Tingkat kegagalan: 1 dari 100 (99% lolos uji pertama).
– Perbaikan: 6 menit per unit.

C:
– Tidak gagal pada uji pertama (100%).
– Namun, kegagalan di lapangan membutuhkan biaya analisis hingga Rp10 juta.

  1. Identifikasi Siklus Hidup Produk
    Pahami seluruh tahapan, mulai dari desain hingga pembuangan produk.
  2. Tinjau Anggaran Proses
    Pastikan Anda mengetahui anggaran waktu dan biaya untuk setiap tahap proses.
  3. Analisis Penyimpangan Biaya
    Catat biaya tambahan, seperti:
    • Perbaikan atau penggantian di lapangan.
    • Kegagalan produk selama masa garansi.
    • Biaya daur ulang sesuai ISO 14001.

Menghubungkan Biaya Kualitas dengan KPI dan ISO 10014

Menggunakan ISO 10014, organisasi dapat:

  • Menjadikan “biaya kualitas” sebagai KPI terukur.
  • Mengidentifikasi akar penyebab biaya tinggi.
  • Meningkatkan proses untuk mencegah pengulangan masalah serupa.

Keunggulan Kompetitif dengan Pengelolaan Biaya Kualitas

Pengukuran biaya kualitas yang efektif membantu bisnis:

Langkah-langkah ini memastikan bisnis Anda tidak hanya efektif dalam mengukur biaya kualitas ISO 9001, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan.


Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk memulai perjalanan menuju sertifikasi ISO, QFS Indonesia siap menjadi mitra terpercaya Anda. Dengan pengalaman luas dan komitmen tinggi terhadap kepuasan klien, QFS menawarkan layanan sertifikasi yang profesional dan berkualitas. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim ahli QFS untuk memastikan proses sertifikasi berjalan lancar dan sesuai standar internasional.

Temukan solusi terbaik untuk bisnis Anda hanya di QFS Indonesia. Dengan QFS, sertifikasi ISO bukan hanya sekadar dokumen, tetapi langkah nyata menuju kesuksesan global.


Hubungi kami:

Instagram : ias.certification
Telp. : 021-2282-6346
WhatsApp    : 0813-9555-1190