Efisiensi, Kontraktor Migas Bakal Dikelompokkan oleh SKK


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) hendak membuat sistem pengelompokan( cluster) untuk perusahaan migas ataupun Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menurut letak blok ataupun wilayah kerja yang tengah digarap perusahaan.

Tujuannya, untuk menghasilkan efisiensi. Perihal itu di informasikan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam gelaran the 43rd Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention& Exhibition 2019, di Jakarta, Rabu (4/ 9/ 2019).

Lebih lanjut, Dwi bilang ke depannya akan terdapat clustering antara upsteam, midstream serta downstream untuk menghasilkan efisiensi.

” Ke depan kita akan bangun clustering 6- 7 cluster. Mesti ada kerja sama, infrastrukturnya tidak boleh individual, open access mekanisme harus diimplementasikan,” ucap Dwi.

Dengan seperti itu, nantinya, akan terwujud efisiensi dalam kegiatan produksi serta pencarian migas, karena ada penggunaan bersama infrastruktur penunjang oleh KKKS.

” Pengadaannya bersama, kan kalau beli sedikit lebih mahal, jika beli banyak lebih murah. Ada kerja sama sinergi infrastruktur,” imbuhnya.

Di sisi lain, lanjut Dwi, perihal ini pastinya akan memberikan keuntungan baru bagi KKKS karena biaya produksi migas menjadi lebih rendah.

” Improve efisiensi karena kembali lagi pada portofolio investasi ke mana diarahkan investasinya, tentu diarahkan untuk menghasilkan profitabilitas baru yang tercapai setelah melakukan efisiens‎i,” pungkasnya.

QFS Indonesia merupakan salah satu Penyedia Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

 

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO ?
Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami