Implementasi budaya integritas dan prinsip Good Corporate Governance PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meraih sertifikat SNI ISO 37001:2016 dalam bidang Kredit Komersial (Commercial Lending) & bidang Pengadaan (Procurement).
ISO 37001:2016 adalah standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (Anti Bribery Management System). Sertifikasi yang diraih BTN pekan lalu menandakan komitmen kepatuhan BTN terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 yang mengatur tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Sertifikat SNI ISO 37001:2016 sangat berarti bagi BTN dalam melakukan transformasi perusahaan menuju The Best Mortgage Bank in South East Asia yang kita targetkan pada 2025,” kata Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury, dalam keterangan resminya, Senin, 24 Agustus 2020.
Pahala menerangkan, dalam upaya mendapatkan sertifikat SNI ISO 37001:2016 tersebut, perseroan telah menjalankan serangkaian proses penilaian. Hampir semua aktivitas bisnis korporasi termasuk supporting bisnis menjadi obyek yang dinilai dalam perolehan sertifikat ISO 37001:2016 tersebut.
“Sebagai salah satu bank dengan asset terbesar kelima di Indonesia, BTN dalam proses bisnisnya terlibat dengan banyak stakeholder serta masyarakat di seluruh Indonesia, sehingga suatu keharusan untuk menjalankan bisnis sesuai dengan prinsip GCG dan akan terus melakukan continuous improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016,” kata Pahala.
Dia mengatakan BTN akan terus mendorong dan mengajak stakeholder rekan bisnis atau mitra kerja untuk mendukung penerapan ISO 37001:2016 tersebut.
Dengan penerapan ISO 37001:206, maka hasil akhir yang akan diperoleh bank adalah meningkatkan daya saing bank dalam jangka panjang, sehingga BTN akan semakin sehat dan tumbuh secara sustainable.
Direktur Human Capital, Legal & Compliance BTN Yossi Istanto menambahkan selama ini perseroan juga telah menerapkan SNI ISO 9001:2015 pada Sistem Manajemen Mutu, yaitu proses audit, proses KPR, dan proses bisnis yang dijalankan oleh perusahaan selama ini.
“Inilah komitmen BTN sebagai korporasi dengan status perusahaan terbuka untuk bagaimana bisnis yang dijalankan oleh perusahaan adalah benar-benar clear dan clean secara GCG,” tegas Yossi.
QFS Indonesia merupakan salah satu Penyedia Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah