BPK Segera Audit Pengadaan dan Distribusi Vaksin Covid-19


Badan Pemeriksa Keuangan( BPK) menyatakan akan segera mengaudit aktivitas pengadaan dan distribusi vaksin covid- 19. Hal ini untuk membenarkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dengan cara transparan dan akuntabel.

” Sesuai dengan mandat, kita akan melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa kegiatan logistik serta penyaluran vaksin Covid- 19 sudah dilaksanakan dengan cara transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan,” kata Ketua BPK Agung Sabda Sampurna dalam keterangan resmi.

Agung menyatakan telah menerima kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pertemuan dilakukan atas permohonan audiensi dari Kementerian BUMN.

Ia menyatakan pertemuan itu dilakukan untuk membahas pelaksanaan pengadaan dan distribusi vaksin yang dilaksanakan dalam kondisi kedaruratan (emergency) gelombang kedua pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Selain itu, mereka juga membahas terkait permasalahan yang terindikasi sebagai risiko dalam kegiatan pengadaan dan distribusi vaksin.

“Permasalahan tersebut meliputi risiko finansial dalam pengadaan dan distribusi vaksin serta isu-isu yang berkembang di masyarakat terkait keamanan, efikasi, dan efek samping, serta pelaksanaan distribusi vaksin kepada masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan rumah sakit,” jelas Agung.

Sebelumnya, Menteri Keuangan memperkirakan negara butuh anggaran Rp73 triliun untuk vaksinasi covid-19. Dana itu sudah memperhitungkan pemberian vaksin secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Ia memastikan dana itu akan tersedia tahun ini. Namun, Sri Mulyani tak menjelaskan lebih rinci apakah pemerintah akan melakukan realokasi dari sumber lain dalam APBN 2021 untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi atau tidak.

Sedangkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membenarkan penerapan vaksinasi virus corona di wilayah hendak dimulai pada 14- 15 Januari di daerah. Vaksinasi akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Beliau meminta kepala daerah untuk mempersiapkan banyak orang yang akan mendapatkan prioritas program vaksinasi, yang akan dibagi jadi 2 langkah. Sejauh ini, Indonesia sudah menyambut vaksin Covid- 19 dari perusahaan asal China, Sinovac.

QFS Indonesia merupakan salah satu Badan Sertifikasi ISO, Akan membantu Bisnis dan Organisasi Anda dalam menerapkan dan tersertifikasi ISO dengan proses mudah

Mau Proses Sertifikat ISO dengan Proses Mudah, Valid Absah Plus bisa dapat Dokumen Pendukung ISO serta Pelatihan ISO ?
Untuk lebih lanjut, silahkan hubungi kami.