ISO 14001:2015 – Cara Menetapkan Kriteria untuk Evaluasi Aspek Lingkungan


Cara Menetapkan Kriteria untuk Evaluasi Aspek Lingkungan

Kriteria Evaluasi Aspek Lingkungan ISO 14001 signifikansinya adalah inti dari ISO 14001. Hasil evaluasi ini akan mempengaruhi tujuan, pengendalian operasional, dan banyak elemen lain dari EMS (Sistem Manajemen Lingkungan). Kerangka metodologis yang ditetapkan oleh standar ISO 14001 dan ISO 14004 hanya memberikan prinsip-prinsip umum untuk penilaian aspek lingkungan, yang dianggap sebagai salah satu tahap paling kritis dalam penerapan EMS.

Mengapa Evaluasi Aspek Lingkungan Itu Penting?

Hampir semua aktivitas, produk, dan layanan memiliki beberapa efek terhadap lingkungan. Dampak ini dapat terjadi pada setiap tahap siklus hidup aktivitas, produk, atau layanan, mulai dari pembelian dan distribusi hingga penggunaan dan pembuangan. Dampak tersebut bisa bersifat lokal, regional, atau global, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek, dengan tingkat signifikansi yang bervariasi.

Hubungan antara aspek lingkungan dan dampaknya adalah sebab-akibat. Sebuah organisasi harus memahami dan mengidentifikasi aspek-aspek lingkungan yang memiliki atau dapat berdampak signifikan terhadap lingkungan. Aspek lingkungan yang signifikan ini sangat penting untuk diketahui karena mereka akan menentukan di mana kontrol atau perbaikan diperlukan.

Menentukan Kriteria Signifikansi

Saat menentukan kriteria evaluasi aspek lingkungan ISO 14001 signifikansi aspek lingkungan, organisasi perlu mempertimbangkan beberapa faktor penting:

  • Kriteria Perlindungan Lingkungan: Meliputi skala, tingkat keparahan, dan durasi dampak, serta jenis, ukuran, dan frekuensi aspek lingkungan.
  • Persyaratan Hukum dan Lainnya: Termasuk batasan emisi, lisensi emisi, peraturan, dan sebagainya.
  • Kebutuhan dan Harapan Pihak yang Berkepentingan: Seperti yang terkait dengan nilai-nilai organisasi, reputasi, kebisingan, bau, atau degradasi visual.

Kriteria signifikansi ini dapat dikaitkan dengan aspek lingkungan atau dampak lingkungan. Ketika menerapkan kriteria ini, organisasi perlu menetapkan tingkat atau nilai signifikansi berdasarkan kemungkinan terjadinya (probabilitas/frekuensi) dan tingkat keparahannya (konsekuensi/intensitas).

Pendekatan Kuantitatif vs Kualitatif

Terdapat dua pendekatan utama dalam menetapkan kriteria signifikansi: pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif menggunakan nilai numerik dan rumus seperti yang digunakan dalam metode Fine and Kinney, yang mengukur risiko berdasarkan probabilitas dan konsekuensi. Sementara itu, pendekatan kualitatif lebih sederhana, menggunakan level seperti tinggi, sedang, dan rendah, yang lebih cocok untuk perusahaan kecil dengan sedikit aspek lingkungan.

Tantangan dalam Evaluasi Aspek Lingkungan

Salah satu tantangan terbesar dalam evaluasi aspek lingkungan adalah memastikan konsistensi dan hasil yang dapat diulang. Signifikansi adalah istilah relatif, sehingga hasil evaluasi bisa bervariasi. Untuk mendapatkan hasil yang konsisten, beberapa pihak dengan keahlian berbeda harus dilibatkan dalam penilaian dan diskusi bersama untuk mencapai konsensus.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Ada Aspek Lingkungan yang Signifikan?

Seringkali muncul pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan jika evaluasi menunjukkan bahwa tidak ada aspek lingkungan yang signifikan. Apakah ini berarti tidak ada tindakan yang perlu diambil? Tidak demikian. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Menurunkan standar untuk signifikansi.
  2. Menyatakan beberapa aspek lingkungan yang tidak signifikan sebagai signifikan.
  3. Mengubah metodologi dengan menetapkan prioritas kontrol operasional untuk setiap aspek lingkungan.

Kunci Sukses dalam Evaluasi Aspek Lingkungan

Terlepas dari metodologi atau kriteria yang diterapkan, kunci suksesnya adalah konsistensi. Proses evaluasi harus melibatkan sebanyak mungkin orang yang relevan, dengan melakukan penilaian ulang secara berkala. Ini akan memastikan hasil yang akurat dan memungkinkan perbaikan berkelanjutan dalam penerapan EMS.


Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk memulai perjalanan menuju sertifikasi ISO, QFS Indonesia siap menjadi mitra terpercaya Anda. Dengan pengalaman luas dan komitmen tinggi terhadap kepuasan klien, QFS menawarkan layanan sertifikasi yang profesional dan berkualitas. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim ahli QFS untuk memastikan proses sertifikasi berjalan lancar dan sesuai standar internasional.

Temukan solusi terbaik untuk bisnis Anda hanya di QFS Indonesia. Dengan QFS, sertifikasi ISO bukan hanya sekadar dokumen, tetapi langkah nyata menuju kesuksesan global.


Hubungi kami:

Instagram : ias.certification
Telp. : 021-2282-6346
WhatsApp    : 0813-9555-1190