Sempat Mangkrak, Proyek Pintu Air Cadika Kembali Dilanjutkan, Segini Anggaran yang Disiapkan


Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batanghari, kembali melanjutkan proyek pembangunan pintu air di kawasan Cadika, Kecamatan Muara Bulian.

Sebelumnya, proyek ini sempat gagal dan mangkrak pada 2017 silam. Kini, proses pengerjaannya sudah mulai pada akhir Juli 2019 lalu.

Proyek lanjutan ini pun menelan anggaran APBD sebesar Rp 5,2 miliar. Hal ini disampaikan oleh Kadis PUPR, Zulkifli.

“Kenapa Rp 5,2 miliar, larena ada perubahan diharga satuan bahannya. Lalu penambahan tenaga upah dan penambahan item seperti pemasangan kawat bronjong di sekitar Payo Cadika. Dan, tahun ini kita menambah bronjong lagi 60 meter. Sebelumnya sudah ada 60 meter,” papar Zul, Minggu (11/8/2019).

Waktu pengerjaan sendiri, kata Zul yaitu 150 hari kerja atau lebih kurang 5 bulan. Dan ia memastikan bahwa awal Desember 2019 rampung.

“Sekarang proses pengerjaannya sudah berjalan 5 persen. Sudah tidak ada kendala lagi, tinggal melanjutkan pekerjaan terdahulu saja,” katanya.

Zul sangat menyayangkan pekerjaan pada 2017 silam yang gagal ditengah jalan. Tahun ini, dia menegaskan kepada kontraktor agar proyek tersebut benar-benar dikerjakan hingga batas waktu yang ditetapkan.

“Dulu itu yang menjadi alasan kontraktor adalah pemasangan pipa pancang yang bikin molor. Kalau sekarang ada masalah lagi artinya kontraktor sekarang yang tak serius,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya juga menggandeng TP4D Kejaksaan Negeri Batanghari untuk pengawasan setiap proses pengerjaan agar pelaksanaannya benar-benar cepat.

“2017 lalu kita juga berkoordinasi dengaN TP4D. Hanya saja saat ini kita lebih perketat agar proyeknya bisa cepat dan pihak ketiga komitmen,” sebut Zul.

Untuk bidang pengairan, lanjutan pembangunan pintu air ini merupakan proyek terbesar tahun ini.

Dari total anggaran APBD Rp 6 miliar, Rp 5,2 miliar di antaranya untuk pembangunan pintu air Cadika. Sisanya untuk dua kegiatan lain, yaitu normalisasi sungai dan pembangunan Pematang Umo Tinggal di kawasan Titian Teras.

Sementara, 2017 lalu, anggaran yang dikucurkan yaitu Rp 3,i miliar dengan progres pengerjaan mencapai 30 persen.

Sempat Mangkrak, Proyek Pintu Air Cadika Kembali Dilanjutkan, Segini Anggaran yang Disiapkan (Rian Aidilfi/Tribun Jambi).

Kami QFS Indonesia, Badan Sertifikasi ISO merupakan Penyedia Penerbitan Sertifikasi ISO Akreditasi IAS di Indonesia. Untuk Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami